Mengapa Air Perumda AM TBW Berbau Kaporit? Aman atau Tidak? Yuk, Simak Penjelasannya!
Pernahkah Anda membuka keran air di rumah dan mencium aroma khas seperti kaporit? Bagi sebagian pelanggan, aroma ini kerap menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Muncul pertanyaan: "Apakah air ini aman untuk digunakan sehari-hari?"
Menanggapi hal tersebut, Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa (AM TBW) Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tidak perlu langsung panik. Bau kaporit yang tercium dalam batas wajar belum tentu menandakan bahwa air tersebut berbahaya. Sebaliknya, bau tersebut justru merupakan indikator dari proses pengolahan air yang berjalan dengan baik.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengapa kaporit digunakan dan bagaimana standar keamanannya bagi kesehatan Anda.
Mengapa Kaporit (Klorin) Ditambahkan ke Dalam Air?
Kaporit atau klorin merupakan salah satu bahan desinfektan yang paling efektif dan umum digunakan dalam sistem pengolahan air bersih di seluruh dunia. Penambahan kaporit ini memiliki dua fungsi utama:
Membunuh Patogen Berbahaya
Kaporit berfungsi secara efektif untuk membasmi bakteri, virus, dan berbagai mikroorganisme patogen lainnya yang dapat menjadi penyebab penyakit bawaan air (waterborne diseases).
Menjaga Kualitas Air Selama Distribusi
Menurut pedoman dari World Health Organization (WHO), adanya sisa klorin (residual chlorine) dalam air sangat diperlukan selama proses pengaliran. Sisa klorin ini bertindak sebagai pelindung aktif yang mencegah terjadinya pencemaran atau kontaminasi ulang saat air mengalir melalui jaringan pipa yang panjang hingga akhirnya sampai ke keran rumah Anda.
Jadi, Apakah Air Berbau Kaporit Aman Digunakan?
Jawabannya adalah: YA, aman.
Air yang memiliki sedikit aroma kaporit sangat aman digunakan untuk kebutuhan higiene sanitasi sehari-hari, dengan catatan kadar klorinnya masih berada di dalam batas aman yang telah ditetapkan.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI No. 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, kadar klorin dipantau secara ketat agar selalu berada dalam ambang batas yang aman bagi tubuh manusia. Bahkan, aroma kaporit yang tipis pada air yang jernih merupakan bukti fisik bahwa proses desinfeksi masih bekerja aktif untuk melindungi kualitas air Anda.
Waspadai Ciri-Ciri Air yang Bermasalah
Meskipun bau kaporit yang wajar itu aman, Anda harus tetap waspada dan segera melapor apabila air yang mengalir ke rumah Anda mengalami kondisi berikut:
❌ Keruh (air tidak jernih dan tampak kotor)
❌ Berubah Warna (berwarna kecokelatan, kekuningan, atau warna lainnya)
❌ Berbau Tidak Normal (bukan bau kaporit, melainkan bau busuk, bau parit, atau bau zat kimia asing)
❌ Mengandung Endapan (terdapat pasir, lumpur, atau partikel hitam di dasar wadah penampungan)
Layanan Pengaduan Pelanggan
Perumda AM TBW berkomitmen untuk selalu menghadirkan air bersih yang jernih, terjamin standar kesehatannya, terawasi secara rutin, serta terolah dengan proses desinfeksi yang tepat.